Berita Nasional

Ketua BEM UGM diteror, Istana : Makanya Kalau Kritik Pakai Etika

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik. Namun, hal tersebut mesti dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap menjunjung etika dan adab. Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas dugaan teror yang dialami Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, usai menyampaikan kritik terkait kasus bunuh diri anak di Nusa Tenggara Timur.

“Menyampaikan kritik atau masukan itu selalu kami sampaikan bahwa itu sah-sah saja, gitu. Nah, tetapi tentu kita mengimbau kepada semuanya, ya, untuk menyampaikan segala sesuatu itu dengan penuh tanggung jawab juga, kemudian juga mengedepankan etika, adab, adab-adab ketimuran gitu loh,” kata Prasetyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button