Teknologi

18 Tahun Pimpin Adobe, Shantanu Narayen Tinggalkan Kursi CEO

Perusahaan teknologi kreatif Adobe mengumumkan bahwa CEO-nya, Shantanu Narayen, berencana mundur dari jabatannya setelah memimpin perusahaan selama 18 tahun, seperti diberitakan Engadget, dikutip Senin (16/3/2026).

Namun, Narayen tidak akan langsung meninggalkan perusahaan sepenuhnya. Ia akan tetap menjabat sebagai ketua dewan direksi untuk membantu proses transisi kepemimpinan hingga penggantinya resmi ditunjuk.

Hingga kini, belum ada jadwal pasti kapan Narayen akan meninggalkan posisi CEO. Keputusan tersebut akan berlaku setelah dewan direksi Adobe menunjuk pemimpin baru.

Selama hampir dua dekade memimpin Adobe, Narayen dikenal sebagai sosok yang membawa perubahan besar dalam model bisnis perusahaan. Ia memimpin transformasi Adobe dari penjualan perangkat lunak sekali beli menjadi layanan berbasis langganan atau software-as-a-service (SaaS).

Langkah tersebut terlihat melalui peluncuran layanan Adobe Creative Cloud, yang sebelumnya dikenal sebagai Creative Suite. Model berlangganan ini mencakup berbagai aplikasi kreatif populer seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, dan Adobe Lightroom.

Transformasi tersebut menjadi salah satu perubahan terbesar dalam industri perangkat lunak kreatif dan mengubah cara para profesional mengakses aplikasi Adobe.

Dalam memo kepada karyawan, Narayen mengenang perjalanan panjangnya memimpin Adobe. Ia menyebut perusahaan mengalami pertumbuhan signifikan selama masa kepemimpinannya.

Jumlah karyawan Adobe meningkat dari sekitar 3.000 orang menjadi lebih dari 30.000 orang. Selain itu, pendapatan perusahaan melonjak dari kurang dari US$ 1 miliar menjadi lebih dari US$ 25 miliar.

Narayen juga menyoroti peran kecerdasan buatan dalam masa depan industri kreatif. Ia menilai teknologi AI akan membentuk cara baru dalam proses kreatif dan cara orang berkarya.

“Era kreativitas berikutnya sedang ditulis sekarang, dibentuk oleh AI, alur kerja baru, dan bentuk ekspresi yang sepenuhnya baru,” tulisnya. (bsnn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button