Berita Regional

4.000 Pemudik Bau Bau-Surabaya Padati Pelabuhan Makassar

Sekitar 4.000 pemudik asal Bau Bau, Sulawesi Tenggara, dan tujuan Surabaya, Jawa Timur, memadati Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (15/3/2026). Ribuan penumpang tersebut datang dan berangkat menggunakan kapal PT Pelni, KM Labobar.

Sebanyak 2.025 pemudik yang berasal dari Bau Bau lebih dahulu turun di dermaga Pelabuhan Makassar setelah menempuh perjalanan menggunakan KM Labobar. Sementara itu, sebanyak 2.240 penumpang yang akan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya memadati dua lantai Terminal Penumpang Anging Mammiri Pelabuhan Makassar sambil membawa berbagai barang bawaan.

Kepala Cabang PT Pelni Makassar Darman mengatakan, sebagian penumpang yang berangkat menuju Surabaya merupakan peserta program mudik gratis yang difasilitasi oleh sejumlah badan usaha milik negara (BUMN).

“Pemudik gratis ada dari PLN berjumlah 415 orang, dari Angkasa Pura sebanyak 500 orang, dan dari Telkomsel sebanyak 200 orang. Jadi total yang meninggalkan Makassar, termasuk penumpang reguler atau umum, sekitar 2.240 penumpang hari ini khusus untuk KM Labobar,” ujar Darman.

Meski terjadi kepadatan yang cukup signifikan di terminal penumpang, Darman menilai puncak arus mudik jalur laut masih belum sepenuhnya terjadi. PT Pelni memperkirakan lonjakan penumpang tertinggi akan berlangsung sekitar tiga hari menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Tercatat pada 11 Maret kemarin memang cukup tinggi karena ada lima kapal yang beroperasi, sementara pada 13 Maret terdapat dua kapal,” katanya.

Berdasarkan catatan PT Pelni, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Makassar selama periode 1 hingga 15 Maret 2026 mencapai 19.193 orang. Sejumlah pelabuhan di wilayah Indonesia Timur dan Tengah menjadi tujuan favorit para pemudik.

“Pelni mencatat dari 1 hingga 15 Maret hari ini, penumpang yang meninggalkan Makassar mencapai 19.193 orang. Di antaranya tujuan favorit seperti Surabaya, Baubau, Bima, dan Labuan Bajo,” tandasnya. (bsnn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button