Kesehatan

Pemkab Mubar Bersama Kodim 1416 Targetkan Stunting hingga 20%

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) menggandeng Kodim 1416 Muna di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mempercepat penurunan angka stunting hingga 20%.

Sekaligus Kodim 1416/Muna mengukuhkan Komandan Kodim (Dandim) Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp sebagai bapak asuh anak stunting di Kabupaten Muna Barat. Dalam pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Mubar, Bahri dan turut dihadiri Sekda Mubar, LM Husein Tali, yang dilaksanakan di aula Kantor Bupati, Selasa (20/12/22). Pj Bupati Mubar, Bahri mengucapkan terima kasih kepada Dandim 1416/Muna bersedia menjadi bapak asuh anak stunting di Mubar.

“Alhamdulillah, kita mengukuhkan Dandim 1416/Muna, Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp sebagai bapak asuh anak stunting di Kabupaten Muna Barat (Mubar). Kita berharap dengan dikukuhkan Dandim Muna sebagai bapak asuh anak stunting dapat mempercepat penurunan angka stunting. Dengan pengukuhan ini pula diharapkan dapat menguatkan sinergi dalam rangka pembangunan daerah,” sanjungnya.

Bahri menyebutkan, pengukuhan ini merupakan program nasional dengan tujuan agar angka prevalensi stunting turun di angka nol persen pada tahun 2024 mendatang. Menurutnya, dalam rangka mempercepat penurunan stunting diperlukan peran berbagai pihak yakni dengan Forkopimda. “Kita ketahui, salah satu penyebab stunting maupun kurangnya kualitas kesehatan ibu adalah tingginya beban pekerjaan ibu. Kesehatan ibu sejatinya dapat dilakukan oleh ayah agar dapat terlibat memberikan psikologis maupun materil,” terang Bahri. Sementara itu, Dandim 1416/Muna, Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemkab Mubar. “Alhamdulillah kami mendapatkan tanggung jawab sebagai bapak asuh anak stunting. Ini memang sesuai dengan program yang diprakarsai oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) untuk keterlibatan peran TNI dalam upaya percepatan penurunan Stunting,” terang Gilles.

“Saya ucapkan terima kasih banyak mendapatkan amanah sebagai bapak asuh anak stunting kabupaten Muna Barat (Mubar). TNI harus hadir dan turun langsung untuk mempercepat penurunan stunting, dimana Bapak Kasad TNI AD merupakan bapak asuh anak stunting pusat,” sambungnya. Dirinya akan segera segara berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan perencanaan guna mempercepat proses penurunan stunting. “Jadi, ke depan kita (Kodim 1416/Muna) setiap hari akan turun ke lapangan untuk mengecek dan melaporkan perkembangan stunting dengan bekerja sama dengan BKKBN. Sehingga data yang kita laporkan menjadi akurat,” sebut Gilles. Untuk itu, ia berharap ke depan pengentasan angka stunting di bawah angka yang telah ditentukan. Kata dia, sejauh ini angka stunting di Mubar masih sangat baik dalam pengentasan angka stunting. “Angka stunting kita sekarang masih dibawah 30 persen hingga 20 persen. Kita sangat baik dalam pengentasan angka stunting. Sementara rata-rata nasional sekitar 24,4 persen,” tandasnya. (k-08)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button