Berita Nasional

Kemenag Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada Rabu 27 Mei

Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan mengenai waktu perayaan kurban tersebut diambil oleh pemerintah melalui hasil sidang isbat.

Umat Islam dilansir dari Kiaton dapat mengamalkan berbagai ibadah puasa sunnah sebelum maupun sesudah perayaan tersebut. Rangkaian puasa ini memiliki keutamaan besar untuk meningkatkan ketakwaan pada bulan Dzulhijjah.

Terdapat tiga puasa sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim pada awal bulan Dzulhijjah. Amalan pertama adalah Puasa Dzulhijjah yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah.

wal bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan. Selain berpuasa, masyarakat juga disarankan memperbanyak zikir, sedekah, dan membaca Al-Qur’an.

Selanjutnya, umat Muslim dapat menunaikan Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah. Berdasarkan tradisi Islam, penamaan hari Tarwiyah berkaitan erat dengan aktivitas persiapan jemaah haji yang hendak bertolak menuju Mina.

Ibadah berikutnya adalah Puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, tepat sehari sebelum perayaan Idul Adha. Puasa ini sangat dianjurkan bagi kaum Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

Keutamaan dari pelaksanaan Puasa Arafah ini dinilai sangat luar biasa. Amalan sunnah tersebut diyakini dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu sekaligus setahun yang akan datang.

Larangan Berpuasa pada Hari Raya dan Tasyrik

Masyarakat dilarang keras untuk berpuasa ketika Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Larangan ibadah puasa ini bersifat mutlak pada hari kemenangan tersebut.

Selain pada hari raya, umat Islam juga diharamkan menjalankan puasa pada hari tasyrik. Aturan pelarangan ini berlaku pada tanggal 11 Dzulhijjah, 12 Dzulhijjah, dan 13 Dzulhijjah.

Hari-hari tasyrik tersebut merupakan momentum bagi umat Islam untuk menikmati hidangan. Masyarakat dianjurkan untuk makan, minum, dan menyantap hewan kurban yang telah disembelih.

Pilihan Puasa Sunnah Setelah Hari Tasyrik

Umat Muslim dapat kembali menjalankan ibadah puasa setelah seluruh hari tasyrik berakhir. Salah satu pilihan rutin yang bisa dikerjakan kembali adalah Puasa Senin Kamis.

Pilihan lainnya adalah Puasa Ayyamul Bidh yang biasa dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah. Namun, terdapat penyesuaian khusus untuk bulan Dzulhijjah karena tanggal 13 masih termasuk hari tasyrik.

Sebagian ulama memberikan kelonggaran bagi umat Islam untuk mengganti Puasa Ayyamul Bidh tersebut. Ibadah puasa sunnah ini dapat diganti dengan melaksanakannya pada tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah saja.

Umat Islam juga diperbolehkan mengamalkan ibadah puasa sunnah lainnya yang bersifat umum. Beberapa di antaranya meliputi puasa Daud, puasa enam hari Syawal jika belum tuntas, hingga puasa mutlak.

Estimasi Kalender Puasa Idul Adha 2026

Perkiraan penanggalan dapat disusun berdasarkan asumsi perayaan Idul Adha 2026 yang jatuh pada tanggal 27 Mei. Estimasi jadwal ini membantu umat Muslim dalam mempersiapkan ibadah. (bsnn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button